Pernah,. aku begitu yakin dengan apa yang aku pilih. Setiap momen yang aku alami bersama (nya) sebisa mungkin aku anggap sebagai pembenaran atas keyakinan ini. Sebagian memang berlaku demikian,. Tapi lebih sering, aku dihadapkan pada situasi dimana segala sesuatunya tampak janggal dan bertentangan. Namun begitu,. kelemahan hatilah yang membuat semua tetap berjalan meski terlalu banyak toleransi yang harus aku berikan. Tidak satu kejadian pun yang membuatku tersadari bahwa aku tidak membuat kemajuan apapun. Seakan tersudut pada dinding kaca, aku (merasa) bisa melihat masa depan namun tak sejengkal langkahpun bisa aku buat. Ingin berhenti namun kenyataan aku tlah begitu jauh, seolah menahan angan ini. Ingin memaksakan diri tapi tak tahu harus mencoba dengan cara apa lagi. I'm stucked at the moment.
Kini,. aku tak lagi memiliki risau yang sama. Keyakinan salah yang dulu pernah ada seakan tak berarti. Aku yakin,. gula akan terasa jauh lebih manis jika kita sudah mencicipi garam. Aku tidak menyesali semua yang pernah terjadi karena semua akan indah pada waktunya. Tidak semua jodoh terjadi pada pertemuan pertama. Aku mungkin akan bertemu dengan satu,. dua,. tiga,. atau sepuluh orang yang salah di masa lalu. Tapi kini aku yakin, aku telah menemukan orang yang tepat.

0 komentar:
Poskan Komentar